Perpisahan dengan Ramadhan

Tidak terasa sudah sebulan kita menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Dan saatnya kita berpisah dengan bulan yang penuh barokah, bulan yang penuh rahmat dan ampunan Allah, serta bulan di mana banyak yang dibebaskan dari siksa neraka. Pada pembahasan kali ini, kami mengangkat sebuah pelajaran yang cukup berharga yang kami olah dari kitab Latho-if Al Ma’arif karangan Ibnu Rajab Al Hambali dengan judul “Wadha’ Ramadhan” (Perpisahan dengan Bulan Ramadhan), juga terdapat beberapa tambahan pembahasan dari kitab lainnya. Semoga kalimat-kalimat yang secuil ini bermanfaat bagi kita semua.

Baca entri selengkapnya »

Anak Sholeh adalah Hidayah dari Allah

Kami pernah mendengar keluhan seorang bapak pada kami. Bapak ini memang masih keluarga dekat kami, yaitu sama-sama bermarga Tuasikal.

Dia mengeluh tentang anaknya. “Mas sudah 2 bulan ini anakku tidak mau masuk sekolah,” begitulah keluhannya pada kami. Kami hanya terdiam saja. Bapak ini juga minta agar diajarkan do’a atau amalan tertentu supaya anak tercintanya ini bisa lagi kembali sekolah. “Iya, pak nanti saya cari dulu do’a atau amalannya,” jawab kami.

Baca entri selengkapnya »

Cara Mendeteksi Gizi Buruk Pada Balita

Oleh :  drh. Sarmin, MP dan Dr. Fitri Rachmayanti

Anak adalah amanah dari Alloh yang tiada ternilai harganya. Amanah tersebut menuntut kita untuk menjadikan mereka sebagai anak yang sholih dan sholihah. Untuk mewujudkannya ada beberapa faktor yang harus dipenuhi, di antaranya memberikan nutrisi yang cukup dan baik kepada anak sehingga bisa tumbuh dengan sempurna, sehat, dan cerdas. Dengan begitu, akan membuat mereka mudah dibina untuk mendalami ilmu-ilmu agama Alloh. Ketidak-acuhan kita terhadap nutrisi anak akan membuat keadaan gizi mereka menjadi buruk.

Baca entri selengkapnya »

Mentarbiyah Anak Dalam Kandungan

Agama Islam sebagai manhaj hidup yang kamil mutakamil (sempurna) mengatur dan membimbing untuk menuju kesempurnaan agar tercapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. Islam memberi bimbingan yang berharga kepada orang tua—khususnya—tentang apa yang harus mereka lakukan demi kemaslahatan anak-anak mereka sejak di alam rahim

Terlebih lagi jika mereka mengingat hadits Rosululloh seperti sabdanya tentang janin setelah ditiupkan roh di perut ibunya lalu ditulis baginya rezeki, amal, dan celaka atau bahagia (lihat HR. Bukhori 6594 Muslim 2643). Maka orang tua semakin bersemangat keras untuk mengusahakan sebab-sebab tercapainya kebahagiaan anak mereka, karena Alloh tidak menjadikan kebahagiaan dan kebinasaan kecuali menjadikan pula sebab-sebab yang menuju kepada keduanya.

Baca entri selengkapnya »

Tinggikan cita-citamu

Setiap orangtua tentu menghendaki kemuliaan dan derajat yang tinggi bagi anaknya. Mereka sering memberikan pertanyaan dan arahan kepada anak-anaknya, kemana mereka nantinya, apa cita-cita mereka kelak. Hal itu adalah sesuatu yang baik karena dengan adanya cita-cita atau tujuan yang tinggi, seorang manusia akan terdorong untuk berusaha menggapai tujuan tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Ajarkan sifat Dermawan pada Anak

Kedermawanan bukanlah semata sikap yang tumbuh dengan sendirinya pada diri seorang anak. Namun juga butuh pembiasaan sedari kecil.

Ketika anak mulai memasuki usia balita, biasanya ia mulai mengerti tentang apa itu ‘milik’. Dia mulai memahami, ada barang-barang miliknya, ada barang milik orang lain.

Namun kesadaran tentang milik ini terkadang –atau malah seringnya– disertai berkembangnya sifat ‘pelit’. Ada rasa keberatan bila dia harus memberikan sebagian miliknya kepada orang lain atau barang miliknya sekadar dipegang, dipinjam atau digunakan oleh orang lain. Yang seperti ini kadangkala menjadi biang pertengkaran si anak dengan saudara atau teman sepermainannya.

Baca entri selengkapnya »

Mendidik anak dalam pandangan Islam

Pendidikan anak adalah perkara yang sangat penting di dalam Islam. Di dalam Al-Quran kita dapati bagaimana Allah menceritakan petuah-petuah Luqman yang merupakan bentuk pendidikan bagi anak-anaknya. Begitu pula dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kita temui banyak juga bentuk-bentuk pendidikan terhadap anak, baik dari perintah maupun perbuatan beliau mendidik anak secara langsung.

Seorang pendidik, baik orangtua maupun guru hendaknya mengetahui betapa besarnya tanggung-jawab mereka di hadapan Allah ‘azza wa jalla terhadap pendidikan putra-putri islam.

Tentang perkara ini, Allah azza wa jalla berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”. (At-Tahrim: 6)

Baca entri selengkapnya »

Wibawa Orangtua Dimata Anaknya

Kasih sayang orangtua memang kebutuhan mutlak bagi anak, tetapi bukan berarti ketika mereka bersalah dibiarkan saja, atau dibela tanpa melihat tingkat kesalahannya, atau kenapa dia salah.

Di sisi lain, sering terjadi perselisihan antara orang tua mengakibatkan anak tidak menghargai salah satu atau kedua orang tuanya. Suatu misal, seorang ibu yang sedang marah kepada anaknya karena bersalah, lalu datang sang ayah membela anaknya dengan serta merta memaki-maki atau mungkin memukul sang ibu di hadapan anaknya. Sebaliknya ada seorang ayah memerintah sang ibu suatu hal, lalu sang ibu membantah di hadapan anak-anaknya.

Baca entri selengkapnya »

Bila Anak Selalu Dibentak

”Bid…ayo mandi! Disuruh mandi saja kok malas amat!” bentak ibu Abid (7) seraya menyeret paksa anaknya yang sedang asyik bermain.

“Fatma…jangan dekati kompor itu! Bahaya, tahu!” Bentak ayah Fatma yang memergoki putrinya (2) sedang mengutak-atik kompor minyak. Ketika bocah kecil itu menangis mendengar bentakan ayahnya, sang ayah malah kembali membentak, “Heh…diam!” Si kecil pun semakin ketakutan.

Baca entri selengkapnya »

Termasuk Dosa Besar, Durhaka Kepada Kedua Orangtua

Durhaka kepada orang tua merupakan dosa besar. Dan sebaliknya, berbakti kepada orang tua merupakan amalan utama yang pahalanya besar. Berikut uraian Imam Adz-Dzahabi dalam Al-Kabair

Allah ta’ala berfirman

وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُواْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada kedua orang tuamu dengan sebaik-baiknya.” (Al-Isra’: 23)

Baca entri selengkapnya »